Selasa, 05 Juli 2016

Manusia dan Penderitaan (Tugas Ilmu Budaya Dasar)

Nama : Yasinta Anggraeni
kelas : 1ia23
NPM : 57415224

1.    Manusia dan Pederitaaan
Penderitaan berasal dari kata Derita yang artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.  Penderitaan juga merupakan teguran Tuhan kepada Umat-Nya agar manusia sadar untuk tidak berpaling dari-Nya. Sebelum penderitaan itu terjadi pada umumnya manusia telah diberikan tanda, tanda itu dapat berupa mimpi dan lain sebagainya.
Penderitaan itu dapat berkurang tergantung bagaimana manusia menyikapi penderitaan itu. Bagi manusia yang tebal imannya musibah yang sedang dialaminya akan segera menyadarkan dirinya untuk bertaubat kepada Nya dan pasrah terhadap takdir yang telah ditentukan Tuhan terhadap diri nya, dan yakin bahwa kekuasaan Tuhan jauh lebih besar dari dirinya. Kepasrahan itu yang membuat manusia merasakan kedamaian dalam hatinya dan lama kelamaan akan berkurang penderitaan yang dialaminya.
Dalam surat Al-Insyiqoq ayat 6 dinyatakan bahwa Manusia ialah makhluk yang hidup nya penuh perjuangan. Ayat tersebut dapat diartikan bahwa manusia harus bekerja keras untuk kelangsungan hidup nya yaitu dengan cara menghadapi alam, menghadapi manusia disekelilingnya dan tidak lupa untuk bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Apabila manusia melalaikan salah satu nya akibatnya manusia akan menderita.
Penderitaan itu ada yang fisik dan ada yang psikis. Penderitaan fisik dapat dihadapi dengan cara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya. Sedangkan penderitaan psikis penyembuhannya terletak pada kemampuan penderita menyelesaikan persoalan-persoalan psikis.

2.    Manusia dan Keadilan
Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan menuia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah  diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit kedua ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda dan kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memiliki hasil yang sama.
Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan kewajiban. Atau dengan kata lain keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memiliki bagian yang sama dari kekayaan bersama.
Ada beberapa macam keadilan yaitu a). keadilan moral, b). keadilan distributive, c). keadilan komunikatif.

3.    Manusia dan Pandangan Hidup
Pengertian pandangan hidup Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasaikan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Pandangan Hidupmerupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Pandangan hidup ini sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Semua manusia pasti mempunyai suatu pandangan hidup sendiri – sendiri dan kemungkinan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Tak sedikit pula orang yang mempunyai pandangan hidup yang sangat bertentangan dengan pandangan hidup orang yang lainnya, itulah yang sering memicu perdebatan diantara umat manusia dalam kehidupan sehari hari
Orang yang memiliki pandangan hidup pasti memiliki tujuan, dan tujuan ini biasa di sebut cita-cita. Menurut kamus umum Bahasa Indonesia, yang disebut cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang.
Apabila cita-cita itu tidak mungkin atau belum mungkin terpenuhi, maka cita-cita itu disebut angan-angan.


TOKOH INSPIRATIF
Banyak sekali pelajaran yang dapat dipetik dari kisah nabi Yusuf. Entah itu kita perempuan atau laki-laki yang berperan sebagai orang tua, berperan sebagai kakak-adik, suami istri, atau kita berperan sebagai seorang pemimpin.
Penderitaan yang pernah kita alami mungkin tidak seberat penderitaan nabi Yusuf. Godaan yang kita hadapi tak sehebat godaan nabi Yusuf. Dimana iri, dengki, persekongkolan, perselingkuhan, godaan nafsu dan kebencian yang menyelimuti perjalanan hidup nabi Yusuf. Kondisi demikian tidak membuat beliau patah arang, sebab tempat bersandarnya hanyalah Allah.
Betapa sakitnya dimusuhi oleh saudara sendiri dan dibuang ke dalam sumur di tengah gurun. Ia dibuang oleh saudara kandungnya yang iri pada Yusuf karena ia anak yang disayangi oleh bapaknya, Yaqub. Ketika Yaqub mendengar bahwa Yusuf ditelan takdir, Yaqub tetap tabah mendengar kabar kehilangan putra kesayangannya.
Dari sinilah kita belajar bahwa dibalik musibah terkandung hikmah. Setelah dibuang oleh saudaranya sendiri, Yusuf dijadikan budak oleh seorang pejabat istana di mesir. Pejabat ini mempunyai istri bernama zulaikha. Ketampanan Yusuf membuat zulaikha dan para perempuan terpesona. Zulaikha tergoda nafsunya untuk memiliki Yusuf seutuhnya, padahal ia masih mempunyai suami seorang pejabat istana.
Suatu hari zulaikha menjebak Yusuf dalam kamarnya. Karena pertolongan Allah Yusuf terhindar dari jebakan nafsu itu, dan suami zulaikha mengetahui perselingkuhan istrinya itu. Tidak hanya disitu, Yusuf malah difitnah mau memperkosa. Lagi-lagi Allah menunjukan keadilannya dengan analisa baju Yusuf yang robek di belakang. Jika robeknya di belakang, tidak mungkin Yusuf yang memperkosa wanita itu. Kalaupun Yusuf yang memperkosa, maka bajunya akan robek di bagian depan.
Cobaan tidak sampai disana, Yusuf harus rela mendekam dalam penjara karena fitnah dari orang-orang yang membencinya. Dalam penjara Yusuf berkenalan dengan dua orang penghuni penjara yang sedang bermimpi.  Yusuf menafsirkan mimpi kedua orang  itu dimana salah satu diantara mereka akan di hukum mati, sedang satu lagi akan hidup dan menjadi pelayan istana. Salah satu yang hidup diantara mereka harus menyampaikan pesan kepada raja agar Yusuf dibebaskan karena ia telah difitnah.
Saat salah satu dari orang itu lepas dan bekerja sebagai pelayan di istana, ia lupa dengan janjinya kepada yusuf. Sehingga Yusuf masih mendekam dalam penjara. Lagi-lagi Yusuf diberikan cobaan karena telah dingkari janji oleh seseorang yang telah ia bantu.Yusuf tidak sendiri, Allah masih bersama beliau. Teman sepenjara itu ingat kembali dengan Yusuf takkala sang raja Mesir mengalami mimpi dan sang raja ingin mencari siapa yang bisa menafsirkan mimpi. Hanya Yusuf yang mampu menafsirkan mimpi itu dan berkat bantuan Allah Yusuf bebas dari penjara dan menjadi pejabat kerajaan.
Salah satu benang merah yang dapat ditarik dari kisah Yusuf adalah perjalanan hidup beliau yang penuh dengan cobaan dan musibah. Ia tetap kuat menghadapi karena tetap berpegang teguh pada keyakinan bahwa Allah Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Allah tempat sebaik-baiknya bersandara dalam kehidupan ini.

Daftar Pustaka



Kamis, 26 Mei 2016

kebudayaan dan adat pernikahan betawi



Kebudayaan dan Adat Pernikahan Betawi
Ilmu Budaya Dasar

Kelas          : 1IA23
Anggota
Ahmad Septian
Bella Katriana Fitri
Dede Khairuddin
Dimas Mulya Putra
Gilang Bariqie Bintang
Muhammad Nur Setiawan
Shidqi Musaid
Yasinta Anggraeni

Fakultas Teknologi dan Industri
Universitas Gunadarma
Jln. KH. Noer Ali, Kalimalang Bekasi Telp. (021) 88860117


Betawi
A.   Kebudayaan Betawi
Merupakan komunitas penduduk di Jawa (Pulau Nusa Jawa) yang berbahasa Melayu, dikemudian hari disebut sebagai orang Betawi. Orang Betawi ini disebut juga sebagai orang Melayu Jawa. Merupakan hasil percampuran antara orang-orang Jawa, Melayu, Bali, Bugis, Makasar, Ambon, Manado, Timor, Sunda, dan mardijkers (keturunan Indo-Portugis) yang mulai menduduki kota pelabuhan Batavia sejak awal abad ke-15. Di samping itu, juga merupakan percampuran darah antara berbagai etnis: budak-budak Bali, serdadu Belanda dan serdadu Eropa lainnya, pedagang Cina atau pedagang Arab, serdadu Bugis atau serdadu Ambon, Kapten Melayu, prajurit Mataram, orang Sunda dan orang Mestizo. Sementara itu mengenai manusia Betawi purbakala, adalah sebagaimana manusia pulau Jawa purba pada umumnya, pada zaman perunggu manusia Betawi purba sudah mengenal bercocok tanam. Mereka hidup berpindah-pindah dan selalu mencari tempat hunian yang ada sumber airnya serta banyak terdapat pohon buah-buahan.
Orang Betawi sebagian besar menganut agama Islam, tetapi yang menganut agama Kristen; Protestan dan Katholik juga ada namun hanya sedikit sekali. Mata pencaharian orang Betawi dapat dibedakan antara yang berdiam di tengah kota dan yang tinggal di pinggiran. Di daerah pinggiran sebagian besar adalah petani buahbuahan, petani sawah dan pemelihara ikan.
A. Seni dan Kebudayaan
a)      Musik
            Dalam bidang kesenian, misalnya, orang Betawi memiliki seni Gambang Kromong yang berasal dari seni usic Tionghoa, tetapi juga ada Rebana yang berakar pada tradisi usic Arab, Keroncong Tugu dengan latar belakang Portugis-Arab, dan Tanjidor yang berlatarbelakang ke-Belanda-an. Betawi juga memiliki lagu tradisional seperti “Kicir-kicir”.
b)      Seni Tari
            Seni tari di Jakarta merupakan perpaduan antara nsure-unsur budaya masyarakat yang ada di dalamnya. Contohnya tari Topeng Betawi, Yapong yang dipengaruhi tari Jaipong Sunda, Cokek dan lain-lain.
c)      Drama
            Drama tradisional Betawi antara lain Lenong dan Tonil.
d)     Cerita Rakyat
            Cerita rakyat yang berkembang di Jakarta selain cerita rakyat yang sudah dikenal seperti Si Pitung, juga dikenal cerita rakyat lain seperti serial Jagoan Tulen atau si jampang yang mengisahkan jawara-jawara Betawi baik dalam perjuangan maupun kehidupannya yang dikenal “keras”.
e)      Senjata Tradisional
            Senjata khas Jakarta adalah bendo atau golok yang bersarungkan terbuat dari kayu.
f)       Makanan
        Salah satu ciri dari makanan khas Jakarta adalah memiliki rasa yang gurih. Makanan-makanan khas dari Betawi / Jakarta di antaranya adalah : kerak telor, kembang goyang, roti buaya, kue rangi
2.6       Bahasa
            Sifat campur-aduk dalam dialek Betawi adalah cerminan dari kebudayaan Betawi secara umum, yang merupakan hasil perkawinan berbagai macam kebudayaan, baik yang berasal dari daerah-daerah lain di Nusantara maupun kebudayaan asing.
B.   Pernikahan Betawi
Narasumber : Rio Raditya (selaku Pemilik Kostan )

Mahasiswa : assalamualaikum. Permisi pak, kami dari mahasiswa gunadarma lagi ada tugas dari kampus , mau nanya sediki tentang adat pernikahan betawi. Apa bapa bersedia?

Narasumber : ya, saya bersedia, apa yang ingin ditanyakan sama adek-adek ini ?

Mahasiswa : apa saja sih pak tahapan-tahapan yang harus dilalui dalam upacara adat pernikahan betawi :

Narrasumber : jadi tahapan yang diharus dilalui dalam pernikahan adat betawi itu yang pertama ada  ngelamar, bawa tande putus, siraman, ngerudat, akad Nikah, negor, Palang Pintu,

Mahasiswa : bisa tolong dijelaskan satu persatu pak mengenai tahapan tersebut ?

Narasumber : yang paling pertama itu kita harus punya calon pasangannya ya dek kalo kita mau nikah, terus nanti ada acara ngelamar dari pihak keluarga pria ke keluarga wanita, terus ada bawa tande putus itu maksudnya tanda yang mengibaratkan anak wanita yang sudah dilamar udah ga boleh lagi diganggu oleh laki-laki yang lain, terus ada lagi tuh acara siraman yang diadakan sehari sebelum akad nikah itu biasanya diawali dengan pengajian, terus ada lagi acara ngerudat itu proses iring-iringan rombongan calon mempelai laki-laki ke kediaman calon pengantin wanita, terus ada lagi acara akad nikah nh biasanya nih sebelum akad nikah ada prosesnya lagi namanya masa dipiare atau caon mempelai wanita dirias dulum terus acara dimandiin dimana acara ini mempelai wanita berpuasa selama seminggu, terus ada acara kum atau mandi uap agar membersihan mempelai wanita , kemudian ada lagi namanya malam pacar mempelai wanita harus mewarnai kuku kaki sama kuku tangannya nah setelah acara pra nikah dilaksanakan baru deh akad nikah dilakukan selanjutnya ada lagi acara negor namanya dibiasanya dilakuin sehari setelah akad nikah biasanya. Terus ada lagi acara palang pintu nah ini acara yang paling seru disini pengantin pria harus lolos ujian palang pintu dek di acara ini rombongan pria didepan pintu dihalangi sama wakil pihak si wanita awalnya balas balasan pantun, terus dilanjutin aktraksi slat antara jago dari pihak pria dan pihak wanita.

Mahasiswa : pak saya pernah denger urutan tahapan pernikahan adat betawi tapi ada beberapa tahapan yang beda itu, apa emang adat betawi itu adatnya beda-beda yang pak ?

Narasumber : iya emang beda –beda dek, betawi ada banyak, ada cinere, merunda, calingcing, durikosambi, kedoya, apa lagi ya? Oh conder juga itu termasuk betawi.

Mahasiswa : oiya pak, apa acara pang pintu saat ini masih sama dengan palang pintu dulu ?

Narasumber : pastinya udah ga sama lah dek, karena kan zaman makin berkembang yam jadi pasti ada perubahannya juga.

Mahasiswa : oh seperti itu, baik pak, kami sudah mulai paham tentang adat betawi. Terima kasih pak sudah mau menjawab semua pertanyaan dari kami, maaf udah mengganggu waktunya.

Narasumber : iya dek sama-sama ya..






Minggu, 24 April 2016

Ada yang lebih mencintaimu dibanding aku

Kau adalah manusia dengan sejuta kesabaran
Kau adalah manusia dengan sejuta kekuatan
Keringat yang mengucur ditubuhmu selalau kau hiraukan
Rasa lelah yang selalu menghampirimu tak pernah kau pedulikan
Ayah..
Kau adalah cinta pertama dalam hidupku.
Aku tahu, kau tidak melahirkanku.
Tapi kau lah orang pertama yang mengenalkanku Pada Allah Tuhanku..
Ayah..
Maafkan aku yang takkan bisa membalas semua jasa-jasamu.
Maafkan aku yang belum sepenuhnya mengerti,
Mengerti arti kata ikhlas dan sabar yang selalu kau ajarkan.
Maafkan aku yang belum sepenuhnya menerima,
Menerima dengan setulus hati bahwa Penciptamu telah membawamu kembali pada-Nya.
Tapi Ayah..
Aku berjanji, aku berjanji akan terus belajar,
Belajar arti dari kata ikhlas dan sabar.
Aku berjanji, aku juga akan terus belajar menerima takdir ini.
Ayah..
Aku sangat merindukanmu.
Ayah, aku Mencintaimu.
Tapi, Allah lebih mencintaimu daripada aku, apapun dan siapapun.. 

-Yasinta Anggraeni-

Senin, 18 April 2016

Contoh Hubungan Antara Manusia dan Kebudayaan



“Contoh Hubungan Antara Manusia dan Budaya”
A.    Pengertian Manusia dan Budaya
Manusia dan kebudayaan adalah dua hal yang saling berkaitan dan berhubungan satu sama lain. Manusia merupakan makhluk yang berakal budi. Oleh sebab itu manusia mampu menciptakan kebudayaan sendiri. Kebudayaan mereka lahir dari kegiatan yang dilakukan sehari-hari.

A.    Manusia
        Manusia memiliki peranan-peranan yang unik didunia, dan dapt di pandang dari  berbagai segi. Seperti salah satu contohnya manusia menurut pandangan sosiologi merupakan makhluk yang tidak dapat berdiri sendiri yang artinya manusia membutuhkan orang lain dalam keberlangsungan hidupnya. Atau dalam ilmu kimia manusia merupakan kumpulan atom yang membentuk jaringan pada sistem yang dimiliki manusia, dan lain sebagainya. Untuk memperjelas dan memperdalam uraian diatas pada pengertian siapa manusia sebenarnya, secara biologis ada unsur-unsur yang terdapat dalam diri manusia, terdiri dari empat unsur yang saling terkait.

B.     Budaya
Kebudayaan adalah hasil karya manusia dalam usahanya mempertahankan hidup, mengembangkan keturunan dan meningkatkan taraf kesejahteraan dengan segala keterbatasan kelengkapan jasmaninya serta sumber- sumber alam yang ada disekitarnya. Secara praktis bahwa kebudayaan merupakan sistem nilai dan gagasan utama. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang  bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Selain itu terdapat tiga wujud kebudayaan yaitu :
1.      Wujud pikiran, gagasan, ide-ide, norma-norma, peraturan,dan sebagainya. Wujud pertama dari kebudayaan ini bersifat abstrak, berada dalam pikiran masing-masing anggota masyarakat di tempat kebudayaan itu hidup.
2.      Wujud sebagai suatu aktifitas kelakuan berpola manusia dalam masyarakat. Sistem sosial terdiri atas aktifitas-aktifitas manusia yang saling berinteraksi,  berhubungan serta bergaul satu dengan yang lain setiap saat dan selalu mengikuti pola-pola tertentu berdasarkan adat kelakuan. Sistem sosial ini  bersifat nyata atau konkret.
3.      Wujud fisik, merupakan seluruh total hasil fisik dari aktifitas perbuatan dan karya manusia dalam masyarakat.

B.     Pengaruh Budaya Terhadap Masyarakat
1.      Pakaian
Pengaruh budaya terhadap masyarakat berdsarakan pakaian sangat besar, karena pakaian merupakan icon atau ciri khas suatu daerah dengan budayanya. Hanya saja pakaian sekarang sudah terpengaruh oleh budaya barat.
2.      Kesenian
Pengaruh kesenian juga sangat besar selain sebagai hiburan sama seperti pakaian seni merupakan salah satu icon dari sebuah budaya dimasing-msaing daerahnya.
3.      Bahasa Daerah
Dengan bahasa daerah kita dapat dengan mudah mengetahui asal muasal daerah tersebut.
4.      Masuknya Budaya baru
Masuknya budaya baru membuat budaya jaman dahulu mulai tergeserkan. Karena pengaruh oleh teknologi yang semakin berkembang pesat.
5.      Cara berkomunikasi
Cara berkomunikasi budaya lama dengan budaya baru sangat jauh berbeda, sama seperti diatas teknologi menjadi factor yang sangat berpengaruh untuk  cara berkomunikasi saat ini.
C.     Contoh Hal Antara Manusia dan Kebudayaan
a.       Kedaerahan
Dalam masyarakat Indonesia yang majemuk terdapat pebedaan sistem kekerabatan yang beragam, hal ini yang mempengaruhi pribadi seorang individu disetiap daerahnya.
b.      Kehidupan antara dikota dan didesa
Masyarakat kota Nampak lebih individualitas dibandingkan masyarakat desa. Sedangkan masyarakat desa yang sulit untu menyesuai kan diri dengan perubahan yang baru.
c.       Kelas sosial
Pola kehidupan kelas atas yang berbeda dengan kelas bawah dalam hal ini dapat berupa cara pakaian, etika, tata pergaulan, dan sebagainya.
d.      Faktor Agama
Agama sangat berkembang dalam masyarakat Indonesia sangat beragam , agama memiliki peran terbesar untuk pembenttukan kepribadian seseorang. Terkait denga ajaran nya.
e.       Profesi
Perkerjaan atau profesi ikut memberi pengaruh besar bagi pembentuka kepribadian seorang individu sebagai contoh petani, pedagang, pns yang memiliki kepribadian yang berbeda.

D.    DAFTAR PUSTAKA